Sinar
matahari merupakan suatu bentuk energi. Energi tersebut dimanfaatkan
oleh tumbuhan untuk membuat makanan melalui peristiwa fotosintesis yang
secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut.
- Pertama, jika klorofil terkena sinar matahari, maka molekul air (H2O) yang ada di klorofil akan terurai menjadi Hidrogen (H) dan Oksigen (O2). Oksigen pada akhirnya akan keluar dari daun melalui mulut daun (stomata). Energi dari sinar matahari juga ditangkap dan disimpan dalam bentuk energi kimia.
- Kedua, dengan menggunakan energi yang telah disimpan tadi, karbon dioksida (CO2) yang berasal dari udara digabungkan dengan bahan yang telah disiapkan (namanya RuBP) sehingga terbentuklah molekul organic baru. Molekul oganik baru tersebut kemudian diproses lebih lanjut melalui beberapa tahapan sehingga terbentuklah karbohidrat (glukosa, amilum) dan bahanbahan organik lainnya. Reaksi fotosintesis dapat dirumuskan sebagai berikut.

Dari
rumus tersebut diketahui bahwa dalam proses fotosintesis membutuhkan
karbon dioksida dari udara dan air dari dalam tanah. Dengan menggunakan
energi dari cahaya matahari, melalui reaksi kimia tertentu, maka
dihasilkan karbohidrat yang diperlukan oleh tumbuhan dan melepaskan
oksigen ke udara.
Peristiwa
fotosintesis merupakan suatu karunia dan bukti kekuasaan Tuhan Yang
Maha Kuasa. Betapa tidak, karbon dioksida yang ada di udara dapat diikat
sehingga menjadi bahan makanan. Selain itu, oksigen yang dihasilkan
dari pemecahan air merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh makhluk
hidup. Tanpa fotosintesis sesungguhnya tidak akan ada kehidupan sebab
tidak ada makanan dan juga tidak ada oksigen. Kamu tentu mengetahui
bahwa makanan tersebut diperlukan oleh makhluk hidup untuk tumbuh dan
berkembang. Oksigen juga diperlukan dalam proses respirasi (pernapasan)
untuk memperoleh energi, sehingga makhluk hidup dapat beraktivitas dalam
kehidupan sehari-hari.
0 komentar:
Posting Komentar